Thursday, 25 April 2019

LOWONGAN PUSTAKAWAN : Dibutuhkan Pustakawan di Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Sleman Yogyakarta


Lurrrr malam tadi Pustakawan Jogja dapat informasi keren. Rencana mau langsung Pustakawan Jogja posting tadi malam di blog ini. But... tahu sendiri kan rumah Pustakawan Jogja di mana? Pelosok Menoreh yang Susah Sinyal. Istilahnya sinyal GSM, Geser Sedikit Mati. Heheheee...

Oke deh langsung aja nih.... Ora usah suwe-suwe mundak selak ijo lampune. ^_^

INFORMASI LOWONGAN PUSTAKAWAN SEKOLAH SLEMAN YOGYAKARTA

Seiring dengan perkembangan Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Boarding School (PPM MBS) Yogyakarta, dibutuhkan tenaga-tenaga profesional sebagai berikut ini :

PUSTAKAWAN

Kualifikasi :

  • Pria / wanita muslim
  • Pendidikan min. S1 Perpustakaan 

Syarat Administratif :

  • CV terbaru dan pas foto 3×4 (1 lbr)
  • FC. KTP
  • FC. NBM (jika ada)
  • FC. ijazah
  • FC. transkrip nilai
  • FC. serifikat pendukung lainnya


PALING LAMBAT 27 APRIL 2019

Jadwal Seleksi :

  • Micreteaching & praktek (Tahap 1) tanggal 28 April 2019
  • Wawancara (Tahap 2) tanggal 29 April 2019


Kirimkan lamaran via pos atau diantar langsung ke :

Pondok Pesantren Modern
Muhammadiyah Boarding School Yogyakarta
Jln. Piyungan KM. 2, Marangan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY

Selain untuk lowongan Pustakawan, PPM MBS Yogyakarta juga membuka beberapa lowongan lain.. Monggo simak di gambar di bawah ini lurr.... (Klik pada gambar untuk memperbesar)



Semoga bermanfaat yaaaaa.... ^_^

Unduh Materi Diskusi Komunitas DPK Kota Yogyakarta "Pemanfaatan Media Sosial untuk Sinergitas Perpustakaan". Monggo... GRATIS...!


Lurrrrr.... Masih ingat to artikel yang Pustakawan Jogja unggah beberapa waktu yang lalu, tentang adanya Diskusi Komunitas dari DPK Kota Yogyakarta beberapa waktu yang lalu


Daaaaan di artikel ini, seperti yang sudah Pustakawan Jogja sampaikan kemarin, akan Pustakawan Jogja berikan materi-materi dari para narasumber Diskusi Komunitas "Pemanfaatan Media Sosial untuk Sinergitas Perpustakaan" yang diadakan oleh DPK Kota Yogyakarta pada 18 April 2019 kemarin. Jadi teman-teman yang tidak hadir di acara tersebut, tetap bisa tahu dan bisa mendapatkan ilmunya.

Naaaah tanpa berlama-lama, monggo silahkan unduh saja materi-materinya di bawah ini lurrr....!



Semoga bermanfaat yaaaa lurrr....!!!!! Salam semangat!!!!

Wednesday, 24 April 2019

Alhamdulillah... Prestasi (Kecil) Itu Kembali Menghampiri.


Alhamdulillah... Mengawali tahun 2019 ini Pustakawan Jogja kembali mendapatkan kebahagian yang tiada terkira. Setelah kemarin menjelang awal tahun, Pustakawan Jogja kedatangan Sang Jagoan Kecil, kemudian berlanjut dengan diterimanya Pustakawan Jogja sebagai Tendik Fungsional Tetap di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Hehehehe.... Dan kini kembali Pustakawan Jogja mendapat kabar yang cukup menggembirakan.

Yak betul. Ternyata kompetisi menulis artikel yang diadakan oleh Komunitas Pustakawan Blogger pada awal tahun kemarin yang Pustakawan Jogja ikuti, membuahkan hasil.

Dengan tema tulisan : Pustakawan, Makhluk Apa Sih?
Komunitas Pustakawan Blogger mengadakan kompetisi menulis artikel bebas dan hasilnya diposting di blog Pustakawan Blogger : pustakawan.web.id

Ada sebanyak 67 artikel yang masuk ke meja redaksi Pustakawan Blogger saat itu dan ahirnya dipilih 3 terbaik. Dan Alhamdulillah, artikel Pustakawan Jogja menjadi salah satunya, yaitu mendapatkan Juara 3.


  1. Juara 1 : Moh. (Ambar) Bahrudin (Pustakawan BSN) - Pustakawan di Ruang Politik Digital
  2. Juara 2 : Maniso Mustar (Pustakawan UGM) - Pustakawan ala Singkong
  3. Juara 3 : Teguh Prasetyo Utomo (Pustakawan Sekolah SMPIT Abu Bakar Yogyakarta) - Pustakawan Sekolah: Makhluk Kecil (Yang Harus) Berpermikiran Besar

Pustakawan Jogja sendiri sebetulnya juga gak nyangka bisa masuk ke podium juara lhoooo.... Soale yaaa.... Tulisane acak adul gitu jee..... ^_^ (Baca sendiri tuh di link di atas. Hehehe....). Tetapi setelah melihat (membaca lebih tepatnya) rilis resmi dari Redaksi Pustakawan Blogger ahirnya Pustakawan Jogja juga merasa sedikit bangga... (Sedikit, enggak banyak... Kalau banyak kan nanti sombong. Heheehheehe).

Apa sebab? Soale ternyata dalam kompetisi ini, kriteria penilaian terdiri dari 4 kategori :

  • Keaslian Tulisan, 
  • Banyaknya View (Hits), 
  • Kesesuaian Tema, dan 
  • Kreativitas Isi. 

Dan tim penilainya pun enggak main-main lhooo,,, Mereka-mereka adalah sosok-sosok para dewa di dunia pewayangan, eh... di dunia perpustakawanan Indonesia. Sebut saja mereka adalah : Ibu Labibah Zain, Yogi Hartono, Purwoko, Arif Surachman, Moh. Mursyid, Zae Makhrus, Murad Maulana,
Danang Dwijo.... Coba Pustakawan mana yang tidak kenal nama-nama ini? ^_^

Prestasi kecil ini melengkapi beberapa prestasi kecil lain yang pernah Pustakawan Jogja raih, di antaranya :


Dan semoga prestasi kecil ini bisa semakin memacu dan memicu semangat Pustakawan Jogja untuk istiqomah dalam menulis, utamanya di blog nan sederhana ini. ^_^

Tuesday, 23 April 2019

[Opini] Hari Buku Sedunia (World Book Day) 2019 : Mendayagunakan Buku Sebagai Sumber Ilmu Pengetahuan dan Tonggak Kemajuan Peradaban Bangsa


Hari ini, 23 April 2019 merupakan Hari Buku Sedunia. Hari Buku Sedunia yang juga dikenal dengan Hari Buku Internasional atau juga dikenal dengan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Hari Buku Sedunia ini pertama kali dicanangkan oleh UNESCO (The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) dan dirayakan pertama kalinya pada 23 April 1995. Akan tetapi jika kita merujuk ke berbagai sumber yang ada, ide pringatan Hari Buku pertama kali tercetus pada tahun 1923 oleh sebuah toko buku di Catalonia, Spanyol. Ide dicetusnya peringatan Hari Buku Sedunia yakni oleh penulis Valencia, Vicente Clavel Andres, sebagai cara untuk menghargai penulis Miguel de Cervantes yang meninggal pada tanggal tersebut.

Selain itu dalam referensi lain juga disebutkan bahwa pengambilan tanggal 23 April sebagai Hari Buku Sedunia ini juga diambil dari peringatan hari kematian penulis terkenal dunia William Shakespeare dan Inca Garcilaso de la Vega, serta hari lahir atau kematian beberapa penulis terkenal dunia lainnya. Sampai dengan hari ini, peringatan Hari Buku Sedunia ini sudah berumur 24 tahun.

Di berbagai belahan dunia, peringatan Hari Buku Sedunia ini hampir pasti selalu diperingati, baik secara sederhana (seperti misal dengan membuat desain poster dan tulisan sederhana seperti ini), atau bahkan diperingati dengan meriah dan dengan acara tertentu seperti pengadaan lomba-lomba, dsb). Pun demikian halnya di negara kita ini. Indonesia sejak pertama kalinya melakukan peringatan Hari Buku Internasional pada 2006 lalu yang waktu itu diprakarsai oleh Forum Indonesia Membaca, didukung berbagai pihak seperti pemerintah, pengusaha, akademisi, komunitas, hingga masyarakat umum; hingga saat ini pun terus memperingati Hari Buku Sedunia.

Akan tetapi sudah cukupkah itu semua?

Buku (dan hari-harinya) bukan sekedar seremoni upacara peringatan. Lebih dari itu, esensi sebuah buku adalah sebuah kata, baca. Membaca merupakan ruh sebuah buku, dimana dari sebuah kata "baca" ini perubahan mendasar sebuah peradaban bisa terjadi. Ini bisa kita lihat bagaimana kondisi peradaban bangsa Arab pra-Kenabian Muhammad SAW yang waktu itu merupakan bangsa dengan peradaban yang berada pada titik paling nadhir. Bagaimana tidak? Pada waktu itu, yang kita kenal dengan jaman Jahiliyah (Jaman Kebodohan) itu manusia tega mengubur hidup-hidup anak-anak mereka. Hingga datanglah masa kenabian Muhammad SAW yang menjadi tonggak perubahan sejarah ini. Dengan apa itu?

Ya.. Betul... Dengan sebuah kata dari Tuhan Sang Maha Pencipta yang disampaikan kepada Muhammad SAW : "Bacalah".

Dan tahukah kita betapa dahsyatnya efek sebuah kata "bacalah" ini? Perubahan drastis kebudayan dan peradaban bangsa Arab terjadi. Dari yang semula adalah masa-masa kegelapan hingga menjadi masa-masa bergeliman cahaya pengetahuan-peradaban-kemajuan-kebenaran-kejayaan (minadz-dzulumati ilan-nuur). Yang bahkan cahaya itu berpendar melintasi jazirah Arab, keseluruh dunia. Melintasi ruang, waktu dan masa. Hingga saat ini dan bahkan (Biidznillah... dengan se-izin Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT) sampai ahir zaman nantinya.

Inilah sebenarnya esensi dari peringatan Hari Buku Sedunia. Untuk mengingatkan sekaligus menggerakkan kita untuk kembali dan selalu menyadari arti pentingnya membaca. Seperti pepatah mengatakan “Orang yang malas membaca, maka ia paling dekat dengan kebodohan, kebodohan paling dekat dengan kemalasan. Kemalasan paling dekat dengan kemiskinan”. Dari itu, membaca merupakan perintah khusus kepada manusia untuk mendalami ilmu pengetahuan.

Jika kita bercermin kepada negara tetangga Malaysia, Jepang, Eropa dan China, jauh lebih berkembang dibandingkan negara Indonesia yang jumlah penduduknya mencapai 266,79 juta jiwa (data PBB 2018). Sedangkan indeks perkembangan membaca di Indonesia hanya 0,009, Sementara kita melihat negara Jepang berindeks 156. Jangan salahkan orang Jepang kalau mereka lebih cerdas dan maju dalam teknologi. Jangan heran kalau produk-produk Jepang dapat menguasai pasar dunia, termasuk Indonesia. Dan jangan marah kalau negara kita sering "diakali" oleh negara Malaysia. Itu karena bangsa kita belum menunjukkan budaya yang peka terhadap ilmu pengetahuan.

Inilah mengapa begitu penting bagi kita untuk lebih peka terhadap dunia membaca. Dengan pengetahuan, kita bisa mengetahui dunia. Membaca mengajarkan kita bagaimana mengetahui alam berproses, mengajarkan kita untuk bisa berkembang menuju perbaikan yang lebih baik. Maka marilah momentum Hari Buku Sedunia ini bukan sekedar menjadi hari di mana diadakannya gegap gempita seremoni peringatan-peringatan yang berlalu tanpa makna. Tetapi mari jadikanlah momentum Hari Buku Sedunia hari ini, 23 April 2019 ini, sebagai hari di mana kita, terlebih kita ini adalah Pustakawan, bisa lebih mendayagunakan buku sebagai sumber ilmu pengetahuan dan tonggak kemajuan peradaban bangsa kita dengan cara : MEMBACA.

Menjelang Senja
Direktorat Perpustakaan UII
23 April 2019

LOWONGAN PUSTAKAWAN : Dibutuhkan Pustakawan di SDN Maguwoharjo Depok Sleman Yogyakarta


Lurrrrrr.... Pustakawan Jogja punya informasi keren niiiihh.... Yang kemarin tanya-tanya soal lowongan pustakawan di Jogja dan sekitarnya... Niiiih Pustakawan Jogja kasih laguuuu... eh kasih lagi. ^_^

Jika kemaren ada lowongan pustakawan di MTs-MA Ibnul Qoyyim Putra, kini giliran SD Negeri Maguwoharjo 1 yang butuh Pustakawan. Informasi ini Pustakawan Jogja dapatkan dari Mbak Sari, salah satu teman Pustakawan Jogja. Gimana informasinya? Yooook cekidootttt....!!!

  1. SDN Maguwoharjo 1 butuh tenaga perpustakaan 
  2. Boleh laki2 atau perempuan, 
  3. Pendidikan minimal D2 Perpustakaan
  4. Bawa surat lamaran lengkap langsung, ketemu Bapak Kepala Sekolah (Pak Mulyadi) atau ke Bu Rini

Naaaaah jelas ya lurrrr.... Monggo segera masukkan lamaran.

SD Negeri Maguwoharjo 1

  • Alamat : Jl. Ring Road Utara KM 1, Nanggulan, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
  • Telp : (0274) 4332404

 Mpunnn jelas yaaaa. SEGERA saja lurrr... Semoga bermanfaat yaaaa...!! ^_^

Monday, 22 April 2019

LOWONGAN PUSTAKAWAN : Dibutuhkan Pustakawan di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Sukabumi Jawa Barat


Lurrrr..... Yok, ini Pustakawan Jogja punya informasi keren buat njenengan semua lurr.... Universitas Muhammadiyah Sukabumi membutuhkan segera Pustakawan niiiih. Syaratnya mudah dan tidak aneh-aneh.... Yoook simak.

Informasi Lowongan Pustakawan Perguruan Tinggi Jawa Barat

Dibuka lowongan untuk pustakawan di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sukabumi
Syarat :

  • S1 Perpustakaan
  • Domisili Sukabumi

Kirim lamaran ke Email : perpustakaan@ummi.ac.id

Naaah jelas toooo...? Yok segera di lamar.

Sumber informasi : Gema Spoyan tertanggal 22 April 2019

Sunday, 21 April 2019

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta Adakan Diskusi Komunitas "Pemanfaatan Media Sosial untuk Sinergitas Perpustakaan". Sekaligus Launching PENTA DA SILFA. Penarasan?


Hari Kamis, 18 April 2019, sehari pasca perhelatan pesta demokrasi di negeri kita ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogyakarta pun tak mau kalah. DPK Kota Jogja ini mengadakan kegiatan Diskusi Komunitas dengan tema "Pemanfaatan Media Sosial untuk Sinergitas Perpustakaan" sekaligus launching program baru mereka yang dinamakan PENTA DA SILFA. Kegiatan ini bertempat di Laboratorium Serbaguna (Labser) SMPN 5 Yogyakarta

Diskusi komunitas ini menghadirkan langsung 3 orang narasumber, mereka adalah Bapak Arsidi  (Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta), Mas Syaiful Cahyadi (GPMB Kab Sleman), dan tentu saja...... Mas Teguh Prasetyo Utomo (Pustakawan UII, Founder Pustakawan Jogja).


Ketiga narasumber ini menyampaikan materi-materi yang berbeda, yaitu :

  • Mas Arsidi : Sinergitas Antar Perpustakaan
  • Mas Syaiful : Peran Medsos Bagi Perpustakaan
  • Mas Teguh : Membangun Perpustakaan Sinergitas Berbasis Medsos

**Untuk materinya... Nyusul yaaaaa... Akan segera Pustakawan Jogja unggah di blog ini

Acara ini mengundang perwakilan pengelolaa perpustakaan sekolah tingkat SD/MI, SMP/MTs yang tergabung dalam Asosiasi Pengelolaa Perpustakaan Sekolah Indonesia Kota Yogyakarta (ATPUSI) sebanyak 40 orang, serta pengelola perpustakaan khusus/instansi di wilayah Kota Yogyakarta. Serta pustakawan dari DPK Kota Jogja sendiri sebanyak sekitar 15 orang.

Selain itu, bersamaan dengan ini pula DPK Kota Jogja pun melaunching salah satu layanan kreatif terbaru dari DPK Kota Jogja yang bernama : PENTA DA SILFA atau Pendampingan Pustakawan kepada Instansi untuk Menjadikan Literasi sebagai Salah Satu Fasilitasnya.

Inovasi ini merupakan kegiatan pendampingan oleh pustakawan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta guna meningkatkan pengelolaan perpustakaan sekolah dan perpustakaan khusus/instansi di wilayah Kota Yogyakarta. 



Semoga dari kegiatan ini, bisa memberikan manfaat yang lebih banyak untuk perpustakaan-perpustakaan di Kota Yogyakarta tercinta ini. Salam! ^_^

Saturday, 20 April 2019

LOWONGAN PUSTAKAWAN : Dibutuhkan Segera Pustakawan di MTs-MA Ibnul Qoyyim Putra (Boarding School) Yogyakarta


Halooooo lurrr.... Lama tak jumpa yaaaa... Duhhhh maaf maaf... Pustakawan Jogja saat ini sedang salam penyesuaian diri dengan ritme kerja di tempat yang baru.

Eh, di mana sekarang?

Hehehehe.... Rahasia. Nanti deh Pustakawan Jogja kasih tahu. Atau jangan-jangan sudah ada yang tahu? ^_^

Yak... Hari ini Pustakawan Jogja dapat japri via IG... (Eh, kalau IG mah namanya DM yaaa.... Yah pokoknya itu deh) dari Mbak Nova Susanti (@ova_nareswari) yang meminta Pustakawan Jogja untuk menginformasikan bahwa MTs-MA Ibnul Qoyyim Putra sedang membutuhkan PUSTAKAWAN. Yooook siman lurrrr....

Syarat :

  • Laki-laki / Perempuan
  • Pendidikan Minimal S1 Perpustakaan

Jika berminat silahkan langsung menghubungi kontak :

  • Mbak Nova Susanti HP : 0897-8244-912
Eh iya, untuk yang D3 Perpustakaan, atau D3 Perpustakaan yang sedang kuliah S1 Perpustakaan, bisa tidak? Naaaaah oleh mbak Nova Susanti, langsung diminta menghubungi beliau saja. Nomor HP nya itru tadi yaaaaa 0897-8244-912, bisa juga via DM IG di @ova_nareswari.


MTs-MA Ibnul Qoyyim Putra
  • Alamat : Babadan, Sitimulya, Piyungan, Kabupatèn Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55792
  • Telp : (0274) 7114927

Naaaaah monggo lurrrr.... segera ditindak lanjuti mawoooon... ^_^

Semoga bermanfaat yaaaa....

Sumber informasi Mbak Nova Susanti via DM IG tertanggal 20 April 2019

Monday, 15 April 2019

HOT NEWS!! Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019 Telah Terbit. Jabatan Fungsional Pustakawan Sekolah Resmi Punya Payung Hukum Lurr....!!! Yok Unduh Di Sini Filenyaaa....!


Lurrrr.... keren tenan ini... Per tanggal 6 Februari 2019 kemarin Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) secera resmi mengeluarkan Peraturan Menteri (Peremen). Yaitu Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019 Tentang Pedoman Organisasi Dan Tata Kerja Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Permendikbud ini menjadi angin segar bagi pustakawan sekolah. Apa pasal? Dengan adanya Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019, dengan jelas disebutkan bahwa Pustakawan Sekolah merupakan salah satu jabatan fungsional yang ada dalam struktur organisasi di sekolah. Perlu diketahui bahwa yang dimaksud dengan Kelompok Jabatan Fungsional adalah sekelompok Jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

Dengan ini, Pustakawan Sekolah diakui secara jelas sebagai tenaga yang profesional yang memiliki keterampilan dan keahlian tertentu. Dan tentu saja, nantinya akan mengikuti peraturan-peraturan turunannya yang akan menjelaskan secara lebih rinci mengenai hal-hal teknis tentang pelaksanaan dari Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019. Setidaknya, dengan adanya Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019 teman-teman Pustakawan Sekolah sudah bisa sedikit bernafas lega karena profesinya diakui secara legal, setara dengan guru di sekolah.

Naaaah dalam Permendikbud RI No. 6 Tahun 2019 ini, pasal-pasal tentang jabatan fungsional pustakawan sekolah tingka SD bisa dilihat di Pasal 11 (2), untuk SMP ada di Pasal 12 (4), dan untuk tingkat SMA ada di pasal 13 (5), tingkat SMK bisa dilihat di pasal 14 (5), SLB ada di pasal 15 (4), SDLB-SMPLB-SMALB bisa dilihat di pasal 16 (2).

Dengan ini, tak ada ceritanya lagi Pustakawan Sekolah minder.... merasa rendah diri... dan bisa memperoleh hak-hak yang setara dengan guru dan kelompok jabatan fungsional lainnya di lingkungan sekolah. Dan tidak ada lagi (ini yang masih sering terjadi) bahwa pustakawan sekolah (dan perpustakaan sekolah) itu berada di bawah TU. Bukan. Pustakawan sekolah dalam mengelola perpustakaan sekolah berada di bawah dan bertangguh jawab langsung kepada kepala sekolah.


Wessss ora usah kotbah panjang lebar... silahkan unduh saja filenya di sini yaaaaa.... Jadikan ini sebagai pengangan dan "jimat" njenengan semua. Hehehehee....


Semoga bermanfaat yaaaaa lurrr.....!!! ^_^

Thursday, 11 April 2019

Selamat Wisuda Kawan, Karena Kuliah Sambil Bekerja Itu Tidaklah Mudah (Artikel Khusus Persembahan Untuk Sahabat-Sahabatku Yang Luar Biasa)


Selamat wisuda kawan-kawan seperjuangan Pustakawan Jogja dalam meraih gelar sarjana. Yaaaa.... Teman-teman ini, kebanyakan yang berasal dari D3 Ilmu Perpustakaan dan Informasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang kemudian melanjutkan jenjang S1 Ilmu Perpustakaan di Universitas Terbuka, sama seperti Pustakawan Jogja. Dan ada juga yang memang benar-benar kuliah langsung di S1 Ilmu Perpustakaan di Universitas Terbuka. Kebanyakan teman-teman Pustakawan Jogja ini, utamanya yang berasal dari D3 Ilmu Perpustakaan UIN Suka Yogkarta, adalah mereka yang sudah pada bekerja sebagai pustakawan. Ada yang menjadi pustakawan sekolah, pustakawan di instansi khusus, hingga pustakawan perguruan tinggi.

Bukan hanya dari dalam Kota Jogja saja, banyak dari mereka yang dari Bantul, Kulon Progo, Sleman, bahkan dari Semarang dan Kebumen, yang mereka setiap ahir pekan (Sabtu - Ahad) nglajo ke Jogja demi kuliah. Luar biasa.

Akan tetapi benar. Seperti kata mutiara hikmah yang begitu indah yang sudah karib kita dengar : Man Jadda Wa Jada (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil), Man Shobaro Zafiro (Siapa yang bersabar akan beruntung), Man Saaro 'Alaa Darbi Washola (Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai).

Dan kemarin, Rabu 10 April 2018 di Auditorium UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) itu semua terbukti. Sahabat-sahabat Pustakawan Jogja ini berhasil, memetik hasil manis atas peluh, keringat dan bahkan air mata perjuangan mereka. Semua terbayarkan oleh manisnya gelar : Sarjana Ilmu Perpustakaan (S.I.Pust.) yang kini akan terus tersemat mengiringi nama mereka.

Pustakawan Jogja yakin, gelar ini bukan sekedar gelar yang untuk gaya-gayaan bagi mereka. Ini adalah gelar yang didapatkan dengan perjuangan. Menyelaraskan antara teori yang didapatkan di perkuliahan, praktik yang telah dilaksanakan di tempat kerja, serta kemampuan untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang mereka hadapi di kehidupan sehari-hari. Bahkan tak jarang mereka-mereka ini sudah berkeluarga, ngurus anak, suami, dan sebagainya. Luar biasa. Tidak seperti teman-teman mahasiswa umumnya.


Ahirnya... Proud of you kawan. Angkat topi dan standing aplus yang tinggi yang bisa Pustakawan Jogja berikan untuk kalian. Barokallahu fikum. Insyaallah Pustakawan Jogja akan menyusul kalian wisuda juga di periode berikutnya.

Wednesday, 10 April 2019

PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI TERBAIK TINGKAT DAERAH DIY TAHUN 2019. Ikutan Lurrr....!!!!!

Lurrrr... Setelah kemarin Pustakawan Jogja unggah informasi terkait lomba Pustakawan Sekolah di Kabupaten Sleman DIY dan diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga DIY melalui Balai Dikmen Kabupaten Sleman, kini giliran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY pun membuka kesempatan untuk kang mas dan mbak yu Pustakawan (tidak hanya Pustakawan Sekolah) untuk mengikuti lomba PEMILIHAN PUSTAKAWAN BERPRESTASI TERBAIK TINGKAT DAERAH DIY TAHUN 2019

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY (DPAD DIY) bekerjasama dengan Perpustakaan Nasional RI melakukan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya dalam rangka peningkatan kualitas SDM Pustakawan. Yaitu dengan cara memotivasi dan mengapresiasi peran Pustakawan adalah dengan menyelenggarakan pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Monggo simak di sini tahapan-tahapannya lurrr.... (Klik pada gambar untuk memperbesar)


Daaaaan ini hadiahnya lurrr..... (Klik pada gambar untuk memperbesar)



Menarik sangat to? Wessss ayok gek ndang melu....!! Daftar segera lurrr...!

Untuk pengumuman lengkap dan syarat-syaratnya monggo unduh di sini lurrr....!



Naaaah semoga bermanfaat ya lurr....!!! ^^

Tuesday, 9 April 2019

LOWONGAN PUSTAKAWAN : Dibutuhkan Pustakawan di Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta


Luurrrr... Pustakawan Jogja kembali punya informasi menarik buat njenengan niiih.... Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta kembali membuka lowongan pustakawan niiih... Yok langsung aja lurrrr disimak informasinyaaaaa.....! ^_^

INFORMASI LOWONGAN PUSTAKAWAN PERGURUAN TINGGI JAKARTA 

Universitas Mercu Buana Jakarta kembali membuka lowongan kerja untuk posisi Pustakawan dengan persyaratan sbb:

Kualifikasi:

  1. Diutamakan Laki-laki;
  2. Usia di bawah 30 tahun;
  3. Jurusan S1 Perpustakaan;
  4. Mampu mengoperasikan dan mengerti aplikasi web;
  5. Mampu membuat program pengadaan bahan pustaka dan program literasi informasi;
  6. Bisa bekerja secara mandiri dan tim. 
  7. Mampu memberikan layanan yang prima ke pengunjung.


Silahkan kirimkan lamaran dan cv lengkap secepatnya ke:


Ditunggu sampai 16 April 2019.

Naaaaah monggo segera dilamar lurrrr.... sebelum ditikung yang lain. Hehehehe...

Universitas Mercu Buana

  • Alamat : Jl. Meruya Selatan No.1, RT.4/RW.1, Meruya Sel., Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11650
  • Telp : (021) 5840816

Sumber informasi : Faizhal Arif via Grup WA HiMa Perpustakaan UT tertanggal 8 April 2019