Pustakawan UII Dukung Asesmen Lapangan LAMDIK Pendidikan Kimia, Perkuat Komitmen terhadap Mutu Akademik

Empat pustakawan Universitas Islam Indonesia mengikuti sesi Asesmen Lapangan LAMDIK Program Studi Pendidikan Kimia UII sebagai tenaga kependidikan dalam proses akreditasi tahun 2026.

Program Studi Pendidikan Kimia Program Sarjana, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Islam Indonesia (UII) menjalani Asesmen Lapangan (AL) Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) pada 17–18 Juli 2026. Dalam proses akreditasi tersebut, Direktorat Perpustakaan UII turut berpartisipasi melalui kehadiran empat pustakawan sebagai tenaga kependidikan yang mengikuti sesi diskusi bersama asesor.

Keempat pustakawan yang mendapat penugasan tersebut adalah Muhammad Jamil, S.IP. (Direktur Direktorat Perpustakaan UII), Teguh Prasetyo Utomo, S.I.Pust., Husna Amalina Sholihah, S.IP., M.A. dan Arif Cahyo Bachtiar, S.IP., M.A. Mereka mengikuti sesi diskusi tenaga kependidikan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Auditorium FMIPA UII.

Keikutsertaan pustakawan dalam asesmen lapangan ini menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki posisi strategis dalam mendukung pencapaian standar mutu pendidikan tinggi, khususnya dalam penyediaan layanan informasi dan sumber referensi ilmiah bagi sivitas akademika.


Teguh Prasetyo Utomo: Perpustakaan Menjadi Bagian dari Sistem Penjaminan Mutu

Dalam kegiatan tersebut, Teguh Prasetyo Utomo, S.I.Pust. menjadi salah satu pustakawan yang mewakili Direktorat Perpustakaan UII untuk berdialog langsung dengan tim asesor LAMDIK. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk menjelaskan berbagai bentuk dukungan perpustakaan terhadap penyelenggaraan pendidikan di Universitas Islam Indonesia.

Menurut Teguh, keberadaan perpustakaan di perguruan tinggi saat ini tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai unit pendukung administrasi akademik.

"Perpustakaan perguruan tinggi bukan sekadar unit pendukung, melainkan bagian integral dari sistem penjaminan mutu dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi. Perpustakaan harus mendukung penyelenggaraan Catur Dharma Universitas Islam Indonesia, khususnya melalui layanan informasi, penyediaan sumber referensi ilmiah, serta dukungan terhadap kegiatan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," jelas Teguh.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kontribusi perpustakaan tidak hanya diukur dari jumlah koleksi atau fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari sejauh mana layanan perpustakaan mampu mendukung proses akademik, riset, dan pengembangan ilmu pengetahuan secara berkelanjutan.


Perpustakaan Mendukung Asesmen Lapangan Secara Nyata

Pada sesi asesmen, tim asesor melakukan dialog dengan tenaga kependidikan untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai layanan pendukung yang tersedia di lingkungan universitas. Perpustakaan menjadi salah satu unit yang memperoleh perhatian karena berperan dalam menyediakan akses terhadap informasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan dosen, mahasiswa, maupun peneliti.

Berbagai aspek yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan koleksi, akses terhadap jurnal ilmiah dan basis data elektronik, layanan literasi informasi, pendampingan penelusuran referensi, hingga dukungan terhadap kegiatan penelitian.

Keberadaan layanan tersebut menjadi indikator bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan akademik yang berorientasi pada kebutuhan pengguna.


Kolaborasi Antarunit Menjadi Kunci Peningkatan Mutu

Asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi karena memberikan kesempatan kepada asesor untuk melihat secara langsung implementasi berbagai standar mutu yang telah diterapkan oleh program studi.

Keikutsertaan pustakawan dalam proses ini memperlihatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tinggi merupakan hasil kerja bersama seluruh unit di lingkungan universitas. Fakultas, program studi, perpustakaan, laboratorium, tenaga kependidikan, hingga unsur pendukung lainnya memiliki kontribusi sesuai bidang masing-masing.

Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem akademik yang berkualitas dan berkelanjutan.


Perpustakaan dan Akreditasi: Membangun Budaya Mutu Berkelanjutan

Bagi Direktorat Perpustakaan UII, keterlibatan dalam asesmen lapangan bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi akreditasi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan yang mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika.

Perkembangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis menuntut perpustakaan untuk terus beradaptasi melalui penguatan koleksi digital, peningkatan kompetensi pustakawan, pengembangan layanan literasi informasi, serta penyediaan akses terhadap sumber-sumber ilmiah yang kredibel.

Melalui berbagai upaya tersebut, perpustakaan diharapkan mampu menjadi mitra strategis bagi dosen dan mahasiswa dalam menjalankan pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai bentuk pengembangan ilmu pengetahuan.


Sesi diskusi tenaga kependidikan bersama asesor LAMDIK pada Asesmen Lapangan Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia tahun 2026.


Komitmen Bersama untuk Pendidikan Tinggi Berkualitas

Keikutsertaan Teguh Prasetyo Utomo bersama tiga pustakawan Direktorat Perpustakaan UII dalam Asesmen Lapangan LAMDIK Program Studi Pendidikan Kimia menunjukkan bahwa perpustakaan memiliki kontribusi nyata dalam membangun budaya mutu di perguruan tinggi.

Melalui layanan informasi yang profesional, dukungan terhadap pembelajaran dan penelitian, serta komitmen terhadap pengembangan Catur Dharma Universitas Islam Indonesia, perpustakaan terus memperkuat perannya sebagai bagian integral dari sistem pendidikan tinggi. Kolaborasi lintas unit seperti inilah yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Post a Comment

0 Comments