Direktorat Perpustakaan Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menerima kunjungan benchmarking dari perguruan tinggi lain. Kali ini pada Jumat, 6 Februari 2026, giliran Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) yang datang untuk melihat lebih dekat bagaimana pengelolaan perpustakaan UII dijalankan, mulai dari layanan, pengelolaan koleksi, hingga pengembangan kawasan literasi.
Kegiatan ini menjadi ajang saling belajar antarperpustakaan perguruan tinggi—bukan sekadar jalan-jalan, tapi benar-benar “intip dapur” pengelolaan perpustakaan modern di lingkungan kampus.
Disambut Langsung Jajaran Direktorat Perpustakaan UII
Suasana penyambutan berlangsung hangat dan cair. Seperti biasa, khas dunia perpustakaan: serius tapi santai, formal tapi tetap ramah. Di sinilah esensi benchmarking terasa, bukan cuma bertukar kartu nama, tapi benar-benar bertukar praktik baik.
Tur Perpustakaan, Museum, hingga Candi UII
Dalam kegiatan tur ini, Teguh Prasetyo Utomo, S.I.Pust., salah satu pustakawan UII, turut mendampingi Direktur Perpustakaan UII dalam menemani rombongan UMP. Perannya sederhana tapi penting: membantu menjelaskan alur layanan, konteks ruang, serta menjawab berbagai pertanyaan teknis yang muncul selama kunjungan.
Pendampingan seperti ini justru menunjukkan wajah asli kerja pustakawan: hadir di lapangan, menjembatani komunikasi, dan memastikan tamu mendapatkan gambaran utuh tentang bagaimana perpustakaan dikelola.
Apa Saja yang Dipelajari dari Kunjungan Ini?
Dari diskusi dan tur yang dilakukan, beberapa hal utama yang menjadi perhatian rombongan antara lain:
- Tata kelola layanan perpustakaan perguruan tinggi
- Pengembangan ruang dan fasilitas pendukung pembelajaran
- Integrasi perpustakaan dengan museum dan ruang budaya kampus
- Penguatan peran pustakawan dalam layanan akademik
- Praktik pengelolaan perpustakaan yang adaptif dan berkelanjutan
Benchmarking seperti ini penting bukan untuk mencari siapa yang paling unggul, tetapi untuk saling belajar dan menyesuaikan praktik baik dengan konteks masing-masing institusi.
Bukan Sekadar Kunjungan, Tapi Ruang Kolaborasi
Tentu saja kegiatan semacam ini selalu menarik untuk dicermati. Di balik foto-foto kunjungan dan tur kampus, ada proses berbagi pengalaman, bertukar ide, dan membuka peluang kolaborasi antarlembaga.
UII sebagai tuan rumah menunjukkan komitmennya untuk terus terbuka sebagai ruang belajar bersama. Sementara UMP datang bukan hanya untuk melihat, tapi juga untuk membawa pulang inspirasi yang bisa diterapkan di perpustakaannya sendiri.
Penutup
Dan seperti biasa, di balik layar, ada banyak pustakawan yang bekerja dengan tenang, termasuk Teguh Prasetyo Utomo, S.I.Pust., yang memastikan roda layanan dan kunjungan semacam ini berjalan dengan baik.






0 Comments